Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar
Lanjutkan Belanja
Kategori

Follow Us
  • Youtube_Pok Ame Ame
  • FB_Pok Ame Ame
  • IG_Pok Ame Ame

Anak Belajar Jalan : Jangan Abaikan Fase Merangkak

Merangkak adalah salah satu milestone penting perkembangan motorik bayi di usia 4 hingga 6 bulan. Berdasarkan teori, merangkak adalah refleks alami yang membantu bayi mengontrol tubuhnya untuk berpindah tempat, sebelum dia bisa berjalan. Keterampilan merangkak diawali dengan ketrampilan merayap.

Merangkak dan Perkembangan Otak

Kebiasaan ini tidak boleh dilewatkan. Di tahun 1980-an sejumlah penelitian mengaitkan antara berjalan dini atau tidak merangkak di usia bayi dengan kesulitan akademis di kemudian hari. Di era tersebut, anak yang langsung berjalan atau melewati fase merangkak secara cepat dinilai sebagai sebuah keberhasilan.

Padahal, hasil penelitian justru menunjukkan, anak-anak yang tidak merangkak atau hanya merangkak sebentar (cepat jalan), mencapai nilai lebih rendah dalam uji kemampuan anak prasekolah. Tidak merangkak saat bayi juga dikaitkan dengan gangguan keseimbangan, gangguan konsentrasi, yang berumuara pada kesulitan belajar dan kecerdasan yang tidak optimal.

 

Manfaat Merangkak

Merangkak tidak hanya sebagai tanda pertumbuhan bayi, namun juga memiliki banyak manfaat penting kaitannya dengan perkembangan fisik dan otak bayi. Berikut adalah beberapa manfaat dari fase merangkak:

  • Menguatkan leher, tangan, sendi dan otot. Menguatkan otot besar dan kecil, mengahaluskan kemampuan motorik kasar dan halus. Menunjang koordinasi mata dengan tangan, kekuatan, tegangan otot, keseimbangan, keterampilan jari.
  • Menunjang koordinasi mata dengan tangan, kekuatan, tegangan otot, keseimbangan, keterampilan jari.
  • Melatih kedua belahan otak. Gerakan menyilang saat merangkak akan memperkuat dan mengintegrasikan kedua belahan otak atau area-area yang berbeda pada otak. 
  • Mengembangkan sambungan jaringan syaraf. Gerakan berulang-ulang saat merangkak dapat merangsang, mengorganisir dan mengembangkan sambungan jaringan saraf otak sehingga otak akan lebih efisien dalam mengontrol proses kognitif seperti pemahaman, konsentrasi dan ingatan.
  • Membantu perkembangan dan pemahan bahasa, sebab bayi dirangsang menggunakan kedua telinga secara simultan dan mengembangkan pendengaran kedua telinga.
  • Merangsang kepekaan taktil (sentuhan), kepekaan visual dan kepekaan terhadap jarak jauh-dekat.

 

Bagaimana Cara Merangsang Anak Untuk Merangkak

Kebiasaan merangkak dimulai dari kemampuan anak mengangkat kepalanya saat “tummy time”. Istilah Tummy Time terkait dengan posisi badan anak yang menghadap kebawah. Posisi ini membuat bayi melatih otot-otot lehernya sehingga dia bisa mengangkat kepalanya.

Membebaskan bayi bermain di lantai adalah salah satu cara efektif merangsang anak untuk merangkak. Sebagai orang tua, kita harus memastikan keamanan dan keselamatan anak kita. kemampuan merangkak berkembang seiring dengan keinginannya untuk mulai merambat (berdiri sambil berpegangan pada sesuatu). Untuk itu anda bisa memberinya sebuah area khusus yang dibatasi oleh pagar (playpen). Adanya pagar membuat anak bisa bergerak secara bebas namun aman.

Cara kedua untuk melatih kemampuan bayi merangkak adalah pemberian stimulus. Stimulus bisa dimulai dari mainan yang sederhana seperti bola. Bayi diharapkan akan tergerak untuk merangkak mengejar bola yang disodorkan kepadanya.

Brand Little Tikes mengeluarkan sebuah alternative mainan yang membuat dia tertantang melewati trowongan, membuka pintu dan jendela. Mainan ini disebut Discovery Sounds Active Garden. Stimulus yang diberikan mainan ini bukan hanya terkait dengan motoric kasar. Dalam permainan ini bayi juga bisa melatih kemampuan mengenal bentuk, warna, suara. Beberapa kemampuan motorik halus seperti memencet, memasukan bola, dan memutar tuas digabung dalam sebuah paket lengkap yang menawarkan banyak aktifitas bagi anak anda!

Setiap orang tua pasti menantikan langkah anak pertama mereka. Saat dia sudah bisa berjalan bebas, bisa jadi justru dia sudah tidak betah bermain di dalam pagar. Rasa ingin tahu dalam dirinya akan memaksa kakinya melangkah lebih jauh, mulai dari berkeliling rumah, hingga main ke rumah tetangga. Jika anda merasa pagar-pagaran hanya akan sebentar efektif dipakai, maka sewa mainan bisa menjawab kebutuhan anda.

 

 

 

Ditulis oleh Asih Nurfitri S.Psi

Penyedia jasa sewa mainan, stroller, peralatan bayi, dan playground untuk acara wedding, pesta ulang tahun, seminar, gathering dan lain-lain. Melayani wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi


 

Artikel Terkait

 

Komentar
Tidak ada komentar!
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Kirim
.