Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar
Lanjutkan Belanja
Kategori

Follow Us
  • Youtube_Pok Ame Ame
  • FB_Pok Ame Ame
  • IG_Pok Ame Ame

Anak Belajar Jalan : Kenapa Baby Walker Konvensional Berbahaya?

Baby Walker atau dulu dikenal dengan istilah “bomba” merupakan perlengkapan bayi yang populer digunakan di Indonesia sejak era 80-an. Baby Walker konvensional  terdiri dari kerangka keras yang beroda. Bayi dipegang dalam sling dengan meja mainan di depannya. Bayi bergerak dengan mendorong dari jari kaki. Bayi menegakkan jari kaki sambil bersandar pada meja. Penggunaan Baby Walker dikenal sejak akhir abad ke 17, dalam dua dekade terakhir terdapat peningkatan kecelakaan akibat Baby Walker. Penelitian sebelumnya diperkirakan 64% sampai 86% bayi-bayi menggunakan Baby Walker.

Laporan dari American Academy of Pediatrics tahun 2001 mengatakan bahwa Pada tahun 1999 diperkirakan sebanyak 8800 anak usia dibawah 15 bulan dibawa ke rumah sakit bagian gawat darurat karena kecelakaan akibat Baby Walker. Dari tahun 1973 sampai 1998 dilaporkan sebanyak 34 bayi meninggal akibat kecelakaan Baby Walker yang kebanyakan karena jatuh dan cedera kepala.Itulah kenapa saat ini penggunaan Baby Walker konvensional (bomba) sudah dilarang di Amerika dan Kanada.

Mengapa berbahaya ?

Baby Walker menjadikan bayi lebih tinggi, yang memungkinkan bayi mencapai barang-barang yang ditaruh di atas. Baby Walker juga membuat bayi lebih mudah bergerak. Bayi dapat bergerak sepanjang ruangan dan dapat meraih benda-benda yang berbahaya, katakanlah pisau di atas meja atau kabel listrik di dinding atau bahkan jatuh dari tangga. Terkadang, orang tua sering terlena dan menganggap Baby Walker sebagai baby sitter alias “penjaga” sehingga orang tua sering meletakan anak mereka di Baby Walker tanpa pengawasan saat mereka hendak melakukan aktifitas lain, seperti memasak.Kecelakaan yang sering diakibatkan oleh Baby Walker antara lain, terjungkil, jatuh menuruni tangga, serta terpentok pinggir meja.

Apakah Baby Walker membantu bayi agar lebih cepat berjalan ?

Jawabannya tidak. Baby Walker tidak menolong bayi untuk berjalan lebih cepat daripada bayi yang tidak memakai walker. Baby Walker justru mengurangi keinginan anak untuk berjalan, karena adanya alternatif yang lebih mudah, yaitu berkelana dengan Baby Walker tersebut. Baby Walker juga menguatkan otot yang salah. Kedua tungkai bawah memang diperkuat, tetapi tungkai atas (paha) dan pinggul tetap tidak terlatih. Padahal tungkai atas dan pinggul sangat penting untuk berjalan. Jadi pemakaian Baby Walker tidak bermanfaat untuk melatih anak berjalan.

Selain itu Baby Walker juga membuat bayi tidak dapat melihat kaki dan anak kakinya. Bayi tidak mempelajari cara untuk menyeimbangkan tubuh. Bayi-bayi itu sering berdiri dengan ujung jari kaki, yang mungkin mengakibatkan otat yang tegang dan mengajar bayi untuk berjalan pada ujung jari kaki.

Saat ini telah berkembang beberapa alternatif lain untuk memfasilitasi proses berjalan anak yang lebih aman, seperti : Jumperoo, push walker, playpen, serta around we go. Mau lebih jauh mengenal mainan ini? Tunggu postingan kami berikutnya ya!

 

 

 

Ditulis oleh Asih Nurfitri S.Psi

Penyedia jasa sewa mainan, stroller, peralatan bayi, dan playground untuk acara wedding, pesta ulang tahun, seminar, gathering dan lain-lain. Melayani wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi


 

Artikel Terkait

 

Komentar
Tidak ada komentar!
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Kirim
.