Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar
Lanjutkan Belanja
Kategori

Follow Us
  • Youtube_Pok Ame Ame
  • FB_Pok Ame Ame
  • IG_Pok Ame Ame

Pilih Stroller (kereta dorong) atau Baby Carrier (gendongan)?

Mengajak si kecil berjalan-jalan tentu menjadi aktifitas menyenangkan! Apalagi, saat ini sudah banyak tempat-tempat rekreasi ramah anak yang bertebaran di kota-kota besar seperti Jakarta, Depok, Bogor, dan Tangerang. Ketersediaan playground dan ruang menyusui menjadi daya Tarik sendiri untuk memboyong seluruh anggota keluarga bersantai bersama.

Bagi kita para orang tua,kehadiran alat bantu seperti Stroller dan Baby Carrier sangatlah mempermudah hidup! Jika kita memiliki bayi yang belum bisa berjalan, tentu saja akan sangat merepotkan jika kita harus menggendong si baby kemana-mana. Belum lagi, terkadang si kakak yang malas jalan dan minta untuk ikutan digendong. Saat ini, tersedia dua pilihan alat bantu yang sama-sama popular, Stroller dan Baby Carrier.

Nah, untuk memberikan gambaran kira-kira mana yang cocok untuk bisa anda gunakan, berikut akan coba saya berikan daftar pro dan kontra berdasarkan pengalaman saya dalam menggunakan dua alat tersebut.

1.Baby Carrier (gendongan) adalah solusi praktis!

Kenapa parktis? Karena pada dasarnya saat kita menggendong, kita seperti membawa sesuatu menempel ditubuh kita. Sehingga saat kita berada / masuk ke ruangan sempit  ataupun melewati  jalanan yang tidak rata seperti tangga, kita tidak akan menemukan kesulitan berarti.

Seringkali, saya menyaksikan susahnya orang-orang yang menggunakan Stroller di tempat-tempat ramai dan sempit. Misalnya, saat ke dokter. Ruang tunggu yang terbatas membuat kekikukkan tersendiri saat kita memaksakan diri membawa Stroller. Contoh lainnya adalah lift, Stroller tentunya akan memakan banyak tempat di ruang lift yang sempit. 

Menaiki tangga, adalah kendala tersendiri jika kita menggunakan Stroller. Hal berbeda akan kita rasakan saat menggunakan Baby Carrier (gendongan), pergerakan kita akan lebih mudah dan praktis. Bagaimana jika kita mau mengajak si kecil hiking? Baby Carrier pasti jadi solusi.

 

2.Stroller merupakan teman berbelanja yang lebih menyenangkan!

Kenapa? karena kita bisa menitipkan belanjaan kita di keranjang Stroller ataupun mengalungkan tas belanja kita di gagang Stroller.

 

3.Baby Carrier (gendongan) membuat komunikasi kita dengan si kecil lebih mudah dilakukan.

Saat menggunakan Stroller, jarak kita dengan anak tidak sedekat saat dia berada dalam gendongan. Saat menggunakan gedongan kita berada dalam posisi face to face dengan si kecil, apa yang kita lihat bisa dengan mudah kita tunjukan. Berbeda dengan saat dia duduk dengan tenang di Stroller, masing-masing mungkin akan sibuk memperhatikan objek yang berbeda.

 

4.Stroller membuat kita terbebas dari rasa pegal

Kalau bicara soal kenyamanan badan kita, tentu saja Stroller yang juara! Walaupun saat ini muncul berbagai merk Baby Carrier (gendongan) yang didesain mengikuti tubuh kita dan diklaim tidak akan membuat kita pegal. Tapi tetap saja, jika kita seharian menggendong si kecil, lama kelamaan pegal itu akan muncul juga.

Merk Baby Carrier (gedongan) seperti Ergobaby, Tula, Beco, Pikkolo atau Boba buat saya hanya berfungsi untuk men’delay’ kepegelan. Rekor pemakaian Ergo saya adalah 6 jam. Saat menggunakan Baby Carrier, pegal memang tidak terasa, tapi saat membukanya, luar biasa! Jadi kalau ingin pergi seharian, mungkin kalaupun Baby Carrier pilihannya, pastikan anda bisa memakainya bergantian dengan pasangan anda!

 

5.Memakai Baby Carrier membuat kita kesulitan saat mau ke kamar mandi.

Jujur saja, anak saya jauh tenang dan lebih cepat tidur saat ditaruh di Baby Carrier dibanding Stroller. Namun, saya selalu merasa serba salah saat dia sudah tertidur dan saya butuh pergi ke toilet. Jika dia tertidur di Stroller tentunya kesulitan itu tidak akan terjadi.

 

6.Jika ingin menggunakan Stroller, pastikan si kecil memang betah duduk di Stroller.

Kalau ini saya dedikasikan kepada para orang tua yang sering saya saksikan sibuk mendorong Stroller kosong di area mall. Banyak anak justru tidak betah duduk diam dalam Stroller. Mereka lebih memilih minta digendong, atau malah berlarian bebas. Kalau itu yang terjadi, maka Stroller yang kita turunkan dari kendaraan akan menjadi sebuah beban dan bukannya alat bantu. Hihi..

 

Jadi bagaimana cara memastikan anak kita tipe yang mudah bosan di Stroller atau tidak? Mungkin, salah satu solusi yang bisa dicoba adalah dengan menyewa Stroller terlebih dahulu! munculnya fasilitas untuk sewa Stroller, membuat kita bisa melakukan trial and eror, sebelum akhirnya menentukan alat bantu traveling yang paling cocok untuk anak kita.

So, mana yang lebih baik? Jawabannya tergantung destinasi berpergian yang anda tuju serta karakter si anak itu sendiri smiley

 

 

 

Ditulis oleh Asih Nurfitri S.Psi

Penyedia jasa sewa mainan, stroller, peralatan bayi, dan playground untuk acara wedding, pesta ulang tahun, seminar, gathering dan lain-lain. Melayani wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi


 

Artikel Terkait

 

Komentar
Tidak ada komentar!
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Kirim
.