Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar
Lanjutkan Belanja
Kategori

Follow Us
  • Youtube_Pok Ame Ame
  • FB_Pok Ame Ame
  • IG_Pok Ame Ame

Waktunya si Kecil Belajar Duduk

Duduk merupakan kemampuan yang tidak kalah penting dari berdiri maupun berjalan. Walaupun Anda dapat mendudukkan bayi di hari pertama ia lahir, posisi duduk yang sebenarnya baru dimulai saat ia mampu mengoontrol kepalanya. Dimulai dari usia 4 bulan, kepala dan otot-otot leher bayi Anda akan menguat dengan cepat. Ia akan belajar mengangkat dan menegakkan kepalanya saat ia sedang tengkurap.

Kemudian ia akan mempelajari bagaimana memposisikan diri di atas lengannya dan mengangkat dadanya dari permukaan, seperti gerakan mini push up. Ada fase dimana bayi senang jika Anda memegang dadanya untuk menggendongnya. Hadapkan si kecil di depan muka Anda, maka secara reflex dia akan berdiri atau mencondongkan badannya ke arah Anda.

Saat usia lima bulan ia mungkin dapat sebentar-sebentar duduk tanpa bantuan, walaupun Anda tetap harus berada di dekatnya untuk memberikan dukungan. Anda bisa mengelilinginya dengan bantal agar terhindar dari kemungkinan jatuh. Pada usia enam bulan, bayi Anda sudah mulai menunjukan sosok yang bisa mempelajari keseimbangan.

Tahapan proses belajar bayi dari usia empat bulan sampai enam bulan merupakan tahapan yang  menarik.Ia akan belajar bagaimana mempertahankan keseimbangannya saat duduk. Mula-mula ia akan mencondongkan badannya ke muka ditopang oleh satu atau kedua lengannya dan saat usia tujuh bulan ia kemungkinan telah duduk tanpa bantuan. Tangannya kini telah bebas untuk bereksplorasi. Disaat bersamaan dia mulai belajar bagaimana cara menoleh saat duduk dan meraih benda yang diinginkannya.

Saat pertama kali duduk bayi memerlukan konsentrasi untuk menyeimbangkan bagian pinggul sampai kepala, tetapi dengan bertambahnya usia dia akan terbiasa, seperti halnya naik sepeda. Jika sebelumnya Anda telah memberinya alat bantu seperti booster seat atau jumperoo sehingga punggungnya terlatih untuk tegak. Sekarang, saat dia sudah bisa duduk dengan sempurna, Anda bisa memberikan dia mainan untuk merangsangnya duduk dengan tegak.

   

Mainan yang diberikan bisa berupa tombol-tombol yang dipencet, bentuk yang dimasuk-masukan ke dalam lobang, ataupun bola yang menggelinding. Mainan berwarna cerah serta mengeluarkan bunyi akan membuat dia terfokus pada permainan, sehingga kesulitan untuk menyeimbangkan diri saat duduk tidak lagi dia rasakan. Lama-lama duduk akan menjadi kegiatan yang biasa dia lakukan tanpa usaha berarti.

Belajar duduk sendiri akan membuat bayi Anda memiliki perspektif baru tentang dunianya. Perhatikan bayi anda, pastikan punggung dan otot-otot lehernya cukup kuat untuk membuatnya tegak. Perhatikan juga apakah dia sudah mengerti di mana menempatkan kaki-kakinya supaya ia tidak terjungkal. Jika kemampuan untuk duduk sudah bisa ia kuasai, tinggal tunggu waktu hingga ia beralih ke posisi merangkak, berdiri dan berjalan.

 

Ditulis oleh Asih Nurfitri S.Psi

Penyedia jasa sewa mainan, stroller, peralatan bayi, dan playground untuk acara wedding, pesta ulang tahun, seminar, gathering dan lain-lain. Melayani wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi


 

Artikel Terkait

    Diposkan: 2016-06-13 20:17:58 ; Dibaca: 603 kali
  • Hal-hal yang harus diperhatikan saat berpergian atau mudik bersama bayi
    Diposkan: 2016-05-25 10:34:02 ; Dibaca: 1056 kali
  • Penjelasan mengenai tantrum yang biasa dialami anak
    Diposkan: 2016-05-07 13:50:57 ; Dibaca: 787 kali
  • Temukan cara melatih konsentrasi anak berdasarkan usianya

 

Komentar
Tidak ada komentar!
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Kirim
.